K
KPMG Indonesia Medical Check-Up Executive Summary Report
Tanggal MCU: 18 – 20 Mei 2026
Total Peserta: 343 Karyawan
Laporan: Juni 2026

Dashboard Kesehatan Karyawan
Analisis Komprehensif MCU

Rekapitulasi lengkap hasil pemeriksaan fisik, laboratorium, gaya hidup, temuan klinis beserta
rekomendasi program diet dan olahraga berbasis data untuk seluruh 343 peserta MCU

📋 343 Peserta Diperiksa ✅ 240 FIT (69.9%) ⚠️ 103 FIT WITH NOTE (30.0%) 🩺 4 Lembar Pemeriksaan 🗓️ 3 Hari MCU Data Individu →
Ringkasan Eksekutif
👥
343
Total Peserta MCU
104 Pria · 239 Wanita
240
Status FIT
69.9% dari total peserta
📋
103
FIT WITH NOTE
30.0% perlu tindak lanjut
❤️
208
Masalah Tekanan Darah
Prehipertensi + Hipertensi
⚖️
163
Masalah Berat Badan
Over + Obesitas + Under
⚠️
91
Risiko Metabolik
Chol + Uric + Pre-DM
Status Kesehatan Keseluruhan
Distribusi hasil akhir MCU 343 peserta
Komposisi Gender
Proporsi jenis kelamin peserta MCU
Distribusi Kelompok Usia
Sebaran usia karyawan peserta MCU · Mean: 27.1 tahun · Min: 21 · Max: 60
Top 10 Temuan Klinis Terbanyak
Jumlah kasus per kondisi dari 343 peserta MCU
Detail Temuan Klinis
Proporsi setiap kondisi terhadap total peserta
  • Prehipertensi / TD Elevasi20860.6%
  • Gigi Berlubang (Caries)13539.4%
  • Overweight (BMI 25–29.9)9828.6%
  • Pre-Diabetes (GDP 100–125)8926.0%
  • Myopia / Gangguan Refraksi8524.8%
  • Hipercholesterolemia5315.5%
  • Obesitas Tingkat I & II3710.8%
  • Suspek Anemia308.7%
  • Underweight236.7%
  • Hiperuricemia (Asam Urat)123.5%
  • Serumen Prop (Telinga)133.8%
  • Tanpa Kelainan247.0%
Status FIT per Gender & Riwayat Keluarga
FIT vs FIT WITH NOTE per Gender
Perbandingan status kesehatan Pria vs Wanita
Riwayat Penyakit Keluarga
139 peserta (40.5%) memiliki riwayat keluarga sakit
Faktor Risiko Kombinasi
Peserta dengan multi-kondisi bersamaan
Pemeriksaan Fisik & Antropometri
Distribusi BMI (Indeks Massa Tubuh)
Mean BMI: 24.44 · Pria: 26.03 · Wanita: 23.74 · Max: 50.03 (Obesitas Morbid)
Status Tekanan Darah
Klasifikasi berdasarkan JNC-8 Guidelines · 60.6% memiliki tekanan darah tidak normal
BMI Pria vs Wanita
Perbandingan kategori BMI berdasarkan gender
Pemeriksaan Mata
Status penglihatan seluruh peserta MCU
Kesehatan Gigi & Mulut
Kondisi gigi yang ditemukan pada pemeriksaan
Temuan Fisik Lainnya
Ringkasan Kondisi Fisik yang Ditemukan
Semua kondisi abnormal yang teridentifikasi
  • TD Elevasi / Prehipertensi17450.7%
  • TD Normal Tinggi (Elevasi)339.6%
  • Overweight (BMI 25–29.9)9828.6%
  • Obesitas Tingkat I (BMI 30–34.9)298.5%
  • Obesitas Tingkat II+ (BMI ≥35)82.3%
  • Underweight (BMI <18.5)236.7%
  • Myopia (Mata Kanan / Kiri)8524.8%
  • Gigi Berlubang / Caries13539.4%
  • Serumen Prop (Telinga)133.8%
  • Tonsil Hipertrofi92.6%
  • Hipertensi Grade 1 (TD ≥140/90)72.0%
  • Normal (Tanpa Kelainan)13539.4%
Analisis Risiko Fisik
Interpretasi klinis temuan pemeriksaan fisik

🩺
⚠️ Tekanan Darah — Risiko TINGGI (60.6%)

208 dari 343 peserta memiliki tekanan darah di atas normal. Ini adalah temuan paling kritis. TD elevasi kronis → risiko stroke, gagal jantung, penyakit ginjal. Perlu monitoring bulanan dan intervensi segera untuk 7 peserta Hipertensi Grade 1 (TD ≥140/90).

⚖️
Berat Badan Berlebih — 47.5% Peserta

163 peserta dengan BMI abnormal: 98 overweight, 29 obesitas tkt-1, 8 obesitas tkt-2+, dan 23 underweight. Obesitas meningkatkan risiko diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung secara signifikan.

👁️
Gangguan Refraksi Mata — 85 Peserta (24.8%)

Myopia mendominasi, banyak terkait pekerjaan layar komputer. Direkomendasikan pemeriksaan mata berkala dan penyesuaian ergonomi ruang kerja untuk mengurangi digital eye strain.

🦷
Kesehatan Gigi — 135 Peserta (39.4%) Caries

Angka caries yang sangat tinggi menunjukkan perlunya program kesehatan gigi korporat. Caries yang tidak ditangani dapat menjadi fokus infeksi dan mempengaruhi kesehatan sistemik.

Hasil Laboratorium — Darah Lengkap & Biokimia
🩸
13.2
Rata-rata Hemoglobin (g/dL)
29 peserta di bawah normal
💧
184
Rata-rata Kolesterol (mg/dL)
53 peserta ≥200 mg/dL
🍬
91.6
Rata-rata GDP (mg/dL)
91 peserta pre-diabetes/DM
🧪
5.49
Rata-rata Asam Urat (mg/dL)
8 peserta hiperuricemia
Profil Kolesterol
Distribusi kadar kolesterol total (Normal <200 mg/dL)
Gula Darah Puasa (GDP)
Skrining risiko diabetes mellitus (Normal <100 mg/dL)
Status Hemoglobin & Anemia
Pria normal ≥13 g/dL · Wanita normal ≥12 g/dL
Asam Urat & LED (Laju Endap Darah)
Asam Urat: Pria normal ≤7 mg/dL · Wanita ≤6 mg/dL | LED: Pria ≤10 · Wanita ≤15 mm/jam
Interpretasi & Analisis Hasil Lab
Temuan signifikan yang memerlukan perhatian

🍬
Pre-Diabetes — 89 Peserta (26.0%)
  • GDP 100–125 mg/dL: 89 peserta berisiko tinggi DM tipe 2
  • 2 peserta GDP >125 mg/dL (suspek diabetes, perlu konfirmasi)
  • Intervensi: diet rendah GI, olahraga aerobik, cek HbA1c
💊
Hipercholesterolemia — 53 Peserta (15.5%)
  • 51 peserta kolesterol 200–239 mg/dL (borderline tinggi)
  • 2 peserta kolesterol ≥240 mg/dL (tinggi, perlu terapi)
  • Intervensi: diet rendah lemak jenuh, olahraga, cek lipid profil lengkap
🩸
Anemia — 29 Peserta (8.5%)
  • 28 wanita dengan HB <12 g/dL (dominan usia produktif)
  • 1 pria dengan HB <13 g/dL
  • Intervensi: suplemen zat besi, vitamin C, diet tinggi Fe
🧪
Hiperuricemia — 8 Peserta (2.3%)
  • 6 Pria AsUr >7 mg/dL + 2 Wanita AsUr >6 mg/dL
  • LED meningkat: 12 Pria + 21 Wanita (tanda inflamasi)
  • Intervensi: diet rendah purin, hindari alkohol dan minuman manis
Analisis Gaya Hidup & Faktor Risiko
🚫
130
Tidak Berolahraga
37.9% dari total peserta
180
Konsumsi Kopi
52.5% minum kopi rutin
🚬
20
Perokok Aktif
5.8% (semua teridentifikasi)
🏃
213
Berolahraga Rutin
62.1% aktif berolahraga
Frekuensi Aktivitas Fisik
Distribusi kebiasaan olahraga mingguan seluruh peserta
Faktor Risiko Gaya Hidup
Proporsi tiap faktor risiko modifikasi terhadap 343 peserta

🚫 Tidak Berolahraga130 37.9%
☕ Konsumsi Kopi Harian180 52.5%
🚬 Merokok Aktif20 5.8%
⚖️ Overweight / Obesitas135 39.4%
🩸 Pre-Diabetes (GDP ≥100)91 26.5%
💊 Kolesterol Tinggi53 15.5%
👪 Riwayat Keluarga Sakit139 40.5%
👪 Riwayat Keluarga DM70 20.4%
Riwayat Penyakit Keluarga & Analisis Risiko
Riwayat Keluarga per Penyakit
139 peserta dengan riwayat sakit dalam keluarga
Analisis Korelasi Gaya Hidup → Risiko Penyakit
Hubungan antara kebiasaan dan kondisi kesehatan yang ditemukan

🔗
Tidak Olahraga → Overweight & Hipertensi

37.9% tidak berolahraga berkorelasi dengan 40.5% overweight/obesitas dan 60.6% prehipertensi. Sedentary lifestyle adalah faktor risiko utama.

🔗
Kopi + Rokok → Tekanan Darah

52.5% konsumsi kopi + 5.8% merokok berkontribusi pada elevasi tekanan darah. Kafein meningkatkan TD sementara, nikotin merusak elastisitas pembuluh darah.

🔗
Riwayat Keluarga DM (20.4%) → Pre-Diabetes

20.4% peserta memiliki keluarga DM, berkorelasi dengan 26% pre-diabetes. Faktor genetik meningkatkan risiko 2-4× lipat, perlu intervensi dini.

🔗
Riwayat Keluarga Hipertensi (17.5%) → TD Tinggi

60 peserta dengan keluarga hipertensi berisiko 4× lebih tinggi terkena hipertensi. Deteksi dini dan modifikasi gaya hidup sangat penting.

Rekomendasi Program Diet Berdasarkan Kondisi Klinis
ℹ️
Catatan Penting

Rekomendasi diet ini disusun berdasarkan temuan klinis MCU KPMG 18–20 Mei 2026. Setiap anjuran bersifat umum berdasarkan kondisi yang dominan ditemukan. Untuk panduan personal, peserta disarankan berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi.

❤️
Diet Prehipertensi & Hipertensi
208 peserta · 60.6%
  • DASH Diet — terbukti turunkan TD 8–14 mmHg
  • Batasi garam <5g/hari (1 sdt garam)
  • Perbanyak kalium: pisang, alpukat, kentang
  • Perbanyak magnesium: bayam, kacang-kacangan
  • Perbanyak kalsium: susu rendah lemak, tempe
  • Batasi kafein maks. 1 cangkir/hari
  • Hindari makanan olahan, kemasan, dan asin
  • Makan ikan berlemak 2× seminggu (omega-3)
  • Kurangi alkohol total atau maks. sangat sedikit
  • Konsumsi buah & sayur minimal 5 porsi/hari
⚖️
Diet Overweight & Obesitas
135 peserta · 39.4%
  • Defisit kalori 500–750 kkal/hari (turun 0.5 kg/minggu)
  • Protein tinggi: telur, ayam, ikan, tahu, tempe
  • Karbohidrat kompleks: nasi merah, oat, quinoa
  • Serat tinggi: sayuran hijau, buah, kacang-kacangan
  • Hindari minuman manis: soda, jus kemasan
  • Makan dalam porsi kecil 4–5× sehari
  • Metode piring: ½ sayur, ¼ protein, ¼ karbohidrat
  • Hindari gorengan, fast food, makanan berlemak tinggi
  • Minum air putih 2–3 liter/hari
  • Stop makan 2–3 jam sebelum tidur
💊
Diet Hipercholesterolemia
53 peserta · 15.5%
  • Batasi lemak jenuh <7% kalori total
  • Hindari: jeroan, kuning telur berlebih, santan kental
  • Tingkatkan serat larut: oat, kacang, apel, pir
  • Konsumsi minyak zaitun, alpukat (lemak tidak jenuh)
  • Makan ikan salmon, tuna, makarel (omega-3)
  • Konsumsi bawang putih mentah (statin alami)
  • Kacang kenari, almond (2 genggam/hari)
  • Hindari: margarin, minyak sawit berlebihan
  • Teh hijau 2× sehari (katekin menurunkan kolesterol)
  • Kontrol kolesterol ulang setelah 1 bulan diet
🍬
Diet Pre-Diabetes (GDP 100–125)
89 peserta · 26.0%
  • Indeks Glikemik (IG) rendah: nasi merah, ubi, oat
  • Batasi karbohidrat sederhana: nasi putih, roti putih
  • Hindari gula tambahan, minuman manis, kue, permen
  • Protein lean: ayam tanpa kulit, ikan, putih telur
  • Sayuran non-starch: brokoli, bayam, kol, timun
  • Buah rendah GI: beri, apel, pear, jeruk (bukan jus)
  • Makan teratur 3× + 2 snack sehat/hari
  • Kayu manis ditaburkan di makanan (turunkan GDP)
  • Cuka apel 1 sdm sebelum makan (bukti awal)
  • Monitor GDP 3 bulan sekali, cek HbA1c setahun sekali
🩸
Diet Anemia (Defisiensi Besi)
29 wanita · 8.5%
  • Tinggi zat besi heme: daging merah, hati, ikan
  • Tinggi zat besi non-heme: bayam, kangkung, tempe
  • Vitamin C bersamaan: jeruk, tomat, jambu (tingkatkan absorpsi Fe)
  • Hindari teh/kopi saat makan (hambat absorpsi Fe)
  • Kurangi susu saat makan utama (kalsium hambat Fe)
  • Daging merah 3–4× seminggu (tidak berlebihan)
  • Konsumsi kurma, kismis, bayam, brokoli
  • Suplemen zat besi bila diresepkan dokter: minum malam
  • Folat: hati, asparagus, kacang-kacangan (cegah anemia)
  • Kontrol Hb ulang setelah 3 bulan intervensi
🦵
Diet Hiperuricemia (Asam Urat)
8 peserta · 2.3%
  • Hindari: jeroan (hati, ginjal, usus), otak, sarden
  • Hindari: udang, kepiting, kerang, cumi
  • Batasi daging merah: max 100g/hari
  • Hindari: kacang melinjo, emping, tape, durian
  • Hindari: minuman beralkohol total
  • Batasi fruktosa: soda, sirup, minuman manis
  • Perbanyak air putih: 2.5–3 liter/hari
  • Susu rendah lemak boleh dikonsumsi (turunkan urat)
  • Buah ceri: terbukti turunkan kadar asam urat
  • Vitamin C 500mg/hari (bantu ekskresi asam urat)
📉
Diet Underweight
23 peserta · 6.7%
  • Surplus kalori +500 kkal/hari dari kebutuhan dasar
  • Protein tinggi: telur, ayam, daging, tahu, tempe, susu
  • Karbohidrat kompleks: nasi, roti gandum, kentang, ubi
  • Lemak sehat: alpukat, kacang-kacangan, minyak zaitun
  • Makan 5–6× sehari dalam porsi lebih kecil tapi sering
  • Smoothie tinggi kalori: susu + pisang + selai kacang
  • Nasi + lauk lengkap setiap makan utama
  • Hindari minum banyak sebelum makan (mengurangi nafsu)
  • Snack padat kalori: kacang, kurma, keju
  • Konsultasi dokter bila nafsu makan terus buruk
🌿
Diet Umum Pencegahan (Semua Peserta)
Seluruh 343 peserta
  • Mediterranean Diet: ikan, zaitun, sayur, biji-bijian
  • 5 porsi buah & sayur warna-warni per hari
  • Kurangi ultra-processed food (kemasan, instan)
  • Karbohidrat kompleks sebagai sumber energi utama
  • Protein seimbang: hewani + nabati kombinasi
  • Minyak goreng: gunakan minyak zaitun/kelapa secukupnya
  • Batasi gula tambahan <25g (6 sdt) per hari
  • Hindari minuman berenergi dan soda berlebihan
  • Pola makan teratur, tidak skip sarapan
  • Mindful eating: makan pelan, tidak sambil gadget
🦷
Nutrisi untuk Kesehatan Gigi
135 peserta caries · 39.4%
  • Kalsium: susu, keju, yogurt, brokoli, tempe kedelai
  • Fosfor: daging, ikan, telur, kacang-kacangan
  • Vitamin D: paparan sinar matahari + ikan berlemak
  • Vitamin C: jeruk, stroberi, paprika (kesehatan gusi)
  • Kurangi gula dan makanan manis → penyebab utama caries
  • Kurangi minuman asam: soda, jus citrus berlebihan
  • Minum air putih (bukan minuman manis) setelah makan
  • Makan keju setelah makan (netralisasi asam mulut)
  • Sayur mentah (wortel, seledri) sebagai sikat gigi alami
  • Sikat gigi 2× sehari + floss + kunjungi dokter gigi 6 bln
Contoh Menu Harian Sehat (Kantor)
Panduan Menu Sehari Ideal untuk Karyawan KPMG
Disesuaikan dengan kondisi mayoritas peserta (prehipertensi, overweight, pre-diabetes, kolesterol tinggi)

🌅
Sarapan (07.00–08.00)
  • Oatmeal + buah beri + kacang almond
  • Telur rebus 2 butir
  • Segelas susu rendah lemak / teh hijau
  • ~400–450 kkal · Protein tinggi · IG rendah
🌤️
Snack Pagi (10.00)
  • 1 buah apel / pear
  • Segenggam kacang tanah / almond
  • Air putih 300ml
  • ~150–180 kkal
🌞
Makan Siang (12.00–13.00)
  • Nasi merah ¾ centong
  • Ikan bakar / ayam rebus (non-goreng)
  • Sayur tumis bayam + wortel
  • Tempe/tahu kukus
  • ~550–600 kkal · DASH-friendly
🌙
Makan Malam (18.00–19.00)
  • Nasi merah ½ centong
  • Sup ayam sayuran
  • Lalapan + sambal tomat
  • Buah pepaya / pisang
  • ~450–500 kkal · Ringan & bergizi
Program Olahraga Berbasis Kondisi Kesehatan
🏅
Panduan Umum WHO 2023: Target Aktivitas Fisik

Dewasa usia 18–64 tahun: minimal 150–300 menit aerobik intensitas sedang atau 75–150 menit intensitas tinggi per minggu, DITAMBAH latihan kekuatan otot minimal 2× seminggu. Saat ini 37.9% peserta KPMG (130 orang) belum memenuhi standar ini.

❤️
Olahraga untuk Hipertensi
208 peserta TD tidak normal
  • Aerobik ringan–sedang: jalan cepat, bersepeda santai
  • Durasi: 30–45 menit/sesi, 5× seminggu
  • Intensitas target: 50–70% detak jantung maksimal
  • Renang: 30 menit (ideal untuk pembuluh darah)
  • Yoga: 2× seminggu (turunkan stres & TD)
  • HINDARI: olahraga intensitas sangat tinggi (sprint)
  • HINDARI: angkat beban berat tanpa arahan dokter
  • Monitor TD sebelum & sesudah olahraga
  • Istirahat jika TD >160/100 sebelum latihan
  • Turun TD ~4–9 mmHg dengan olahraga teratur
🔥
Olahraga Penurunan Berat Badan
135 overweight/obesitas
  • Kombinasi aerobik + kekuatan untuk fat loss optimal
  • Aerobik: lari, sepeda, zumba, aerobik 40–60 mnt
  • Kekuatan: bodyweight squats, push-up, plank 3× seminggu
  • Target: 300–500 kkal terbakar per sesi
  • HIIT (High Intensity Interval): efisien 25–30 mnt
  • Frekuensi minimal: 5× seminggu
  • Target penurunan: 0.5 kg/minggu (realistis & aman)
  • Langkah harian: target 8.000–10.000 langkah/hari
  • Gunakan tangga, parkir jauh, jalan saat istirahat kantor
  • Catat progress berat + lingkar pinggang tiap 2 minggu
🍬
Olahraga Pre-Diabetes
89 peserta GDP 100–125
  • Aerobik teratur: paling efektif turunkan GDP
  • Jalan cepat 30 mnt setelah makan → turunkan GDP post-prandial
  • Bersepeda, renang, jogging 150 mnt/minggu minimal
  • Latihan resistensi: angkat beban ringan 2–3× seminggu
  • Muscle mass tinggi → insulin sensitivity meningkat
  • Aktivitas konsisten lebih penting dari intensitas tinggi
  • Olahraga turunkan GDP 15–30% tanpa obat
  • Kombinasi aerobik + resistance = hasil terbaik
  • Cek GDP sebelum olahraga bila sudah DM (antisipasi hipoglikemia)
  • Target: A1c turun 0.5–1% dengan olahraga rutin 6 bulan
💪
Olahraga Kolesterol Tinggi
53 peserta kolesterol ≥200
  • Aerobik intensitas sedang paling efektif naikkan HDL
  • Jogging, bersepeda, berenang: 30–45 mnt, 5× seminggu
  • HDL "kolesterol baik" naik 3–5 mg/dL dengan olahraga teratur
  • LDL dan trigliserida turun dengan aerobik + diet
  • Latihan kekuatan 2× seminggu melengkapi profil lipid
  • Kombinasi dengan diet rendah lemak jenuh = dampak optimal
  • Jalan kaki cepat 10.000 langkah/hari sudah cukup efektif
  • Hasil terlihat setelah 8–12 minggu latihan konsisten
  • Cek lipid profil ulang setelah 3 bulan program
  • Tanpa olahraga, diet saja mengurangi efektivitas 50%
🩸
Olahraga untuk Anemia
29 peserta Hb rendah
  • Mulai dengan intensitas RENDAH sampai Hb membaik
  • Jalan santai 20–30 mnt/hari (hindari kelelahan berlebih)
  • Yoga, pilates, stretching (low-impact tapi bermanfaat)
  • Hindari olahraga berat saat Hb sangat rendah (<10)
  • Pantau tanda: pusing, sesak, jantung berdebar → istirahat
  • Setelah Hb membaik → tingkatkan intensitas bertahap
  • Bersepeda santai 20 mnt, 3× seminggu (pilihan aman)
  • Olahraga di udara segar (meningkatkan produksi sel darah)
  • Konsultasi dokter bila Hb <10 sebelum memulai program
  • Kombinasikan dengan terapi zat besi dari dokter
🦴
Olahraga Hiperuricemia
8 peserta · Asam Urat tinggi
  • Intensitas SEDANG — olahraga terlalu berat naikkan urat
  • Berjalan kaki, berenang, bersepeda santai
  • Hindari olahraga intens saat flare/serangan asam urat
  • 30 menit, 4–5× seminggu
  • Olahraga bantu turunkan berat badan → urat ikut turun
  • Minum air 500ml sebelum & sesudah olahraga
  • Hindari dehidrasi → konsentrasi asam urat naik
  • Low-impact: renang, elliptical, yoga
  • Perkuat otot sekitar sendi yang berisiko (lutut, pergelangan)
  • Hindari olahraga kontak fisik keras saat sendi meradang
📈
Program untuk Underweight
23 peserta BMI <18.5
  • Fokus pada latihan kekuatan untuk bangun massa otot
  • Weight training: 3–4× seminggu, full body program
  • Gerakan compound: squat, deadlift, press, row
  • Rep range: 8–12 repetisi, 3–4 set per gerakan
  • Progressive overload: tambah beban setiap 1–2 minggu
  • Protein konsumsi: 1.6–2.2 g/kg berat badan/hari
  • Makan 30–60 mnt setelah latihan (window anabolik)
  • Aerobik minimal (cukup 2× seminggu, 20 mnt)
  • Tidur 7–9 jam untuk recovery dan pertumbuhan otot
  • Target: naik 0.25–0.5 kg/minggu (lean mass)
🧘
Manajemen Stres & Mental Wellness
Seluruh karyawan
  • Yoga 2–3× seminggu: turunkan kortisol & TD
  • Meditasi 10–15 mnt/hari: mindfulness terbukti klinis
  • Breathing exercise: 4-7-8 (inhale-hold-exhale)
  • Walking meeting: ganti rapat duduk dengan jalan
  • Peregangan setiap 1 jam di depan komputer
  • Corporate gym / fasilitas olahraga di kantor
  • Program lari bersama tim (team building)
  • Tidur berkualitas: 7–9 jam, jadwal konsisten
  • Batasi screen time malam (blue light ganggu tidur)
  • Work-life balance: jadwal olahraga sebagai prioritas
🏢
Program Olahraga Korporat KPMG
Rekomendasi program bersama
  • Morning Walk: 6.30–7.00 sebelum kerja, 3× seminggu
  • Lunch Exercise: 20 mnt yoga / stretching jam 12.00
  • Virtual Fitness: kelas online bagi WFH karyawan
  • Step Challenge: kompetisi langkah harian antar divisi
  • Gym Subsidi: reimburse keanggotaan gym
  • Sports Day: bulanan – futsal, badminton, voli
  • Wellness App: tracking steps, kalori, tidur
  • Personal Trainer: konsultasi gratis 1× per kuartal
  • Standing Desk: opsi meja berdiri di kantor
  • MCU Follow-up: cek ulang khusus yang FIT WITH NOTE
Jadwal Olahraga Mingguan yang Direkomendasikan
Program Olahraga 7 Hari — Umum untuk Karyawan KPMG
Disesuaikan untuk peserta dengan prehipertensi, overweight, dan pre-diabetes (kondisi mayoritas)

Senin
🚶
Jalan Cepat + Yoga
30 mnt jalan cepat
15 mnt yoga ringan
Total: 45 mnt
Intensitas: Ringan–Sedang
Selasa
🏋️
Latihan Kekuatan
Bodyweight training
Squat, push-up, plank
Total: 40 mnt
3 set × 12 repetisi
Rabu
🚴
Aerobik Sedang
Bersepeda / renang
Atau jogging santai
Total: 45 mnt
HR target: 120–140 bpm
Kamis
🧘
Yoga & Meditasi
Yoga flow 30 mnt
Meditasi 10 mnt
Stretching 10 mnt
Fokus: fleksibilitas + relaksasi
Jumat
HIIT (Opsional)
HIIT 20–25 mnt
Interval: 40 dtk kerja
20 dtk istirahat
Hanya jika TD normal
Sabtu
🏸
Olahraga Tim / Fun
Badminton, futsal, voli
Hiking ringan
Total: 60–90 mnt
Aktivitas sosial + fisik
Minggu
🚶
Active Recovery
Jalan santai bersama keluarga
Stretching ringan
Aktivitas non-formal
Pulihkan tubuh
Fleksibel
💧
Aktivitas Harian
10.000 langkah/hari
Gunakan tangga
Parkir lebih jauh
Peregangan tiap 1 jam
Target Klinis yang Diharapkan Setelah 3 Bulan Program
Dengan kombinasi diet + olahraga + gaya hidup sehat secara konsisten

Indikator Kondisi Saat Ini (MCU Mei 2026) Target 3 Bulan Intervensi Utama Tingkat Prioritas
Tekanan Darah 208 peserta prehipertensi/hipertensi TD <130/80 pada ≥70% peserta DASH diet + aerobik + kurangi garam 🔴 Sangat Tinggi
BMI / Berat Badan 135 overweight/obesitas (39.4%) Turun 2–4 kg, BMI mendekati normal Defisit kalori + HIIT + kekuatan 🔴 Tinggi
Gula Darah (GDP) 89 pre-diabetes, 2 DM (26.5%) GDP <100 mg/dL pada ≥60% peserta Diet GI rendah + aerobik 150 mnt/minggu 🔴 Tinggi
Kolesterol Total 53 peserta ≥200 mg/dL (15.5%) Kolesterol <200 pada ≥75% peserta Rendah lemak jenuh + aerobik + omega-3 🟡 Sedang
Hemoglobin (Anemia) 29 peserta Hb di bawah normal Hb normal pada ≥85% peserta Suplemen Fe + diet tinggi zat besi + Vit C 🟡 Sedang
Asam Urat 8 peserta hiperuricemia AsUr normal pada semua peserta Diet rendah purin + hidrasi + olahraga sedang 🟡 Sedang
Aktivitas Fisik 130 peserta tidak berolahraga (37.9%) ≤15% tidak berolahraga (turun 60%) Program korporat + incentive + fasilitas 🔴 Tinggi
Kesehatan Gigi 135 peserta caries (39.4%) 100% peserta periksa dokter gigi Subsidi perawatan gigi + edukasi oral hygiene 🟢 Rutin
MCU Lanjutan 103 peserta FIT WITH NOTE Follow-up 100% peserta FIT WITH NOTE Jadwal konsultasi dokter + lab ulang 🔴 Sangat Tinggi